Terkait Pembubaran FPI, Kosgoro Ikut Buka Suara

By

Terkait Pembubaran FPI, Kosgoro Ikut Buka Suara

Terkait Pembubaran FPI, Kosgoro Ikut Buka Suara

Organisasi sayap Partai Golkar, Kosgoro 1957 menyebut tindakan pemerintah membubarkan Front Pembela Islam (FPI), sebagai wujud penegakan hukum. Pasalnya, FPI sebagai sebuah ormas tidak miliki dasar hukum lantaran Surat Keterangan Terdaftar (SKT) yang telah habis era berlakunya.

Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Kolektif Kosgoro 1957, Sabil Rachman mengatakan, kebijakan pemerintah selanjutnya bukan gara-gara kasus ideologis sebagaimana kabar yang beredar luas di publik. Tapi lebih kepada problem tekhnis di luar daripada keputusan regulatif.

Organisasi sayap Partai Golkar, Kosgoro 1957 menyebut tindakan pemerintah membubarkan Front Pembela Islam (FPI), sebagai wujud penegakan hukum. Pasalnya, FPI sebagai sebuah ormas tidak miliki dasar hukum lantaran Surat Keterangan Terdaftar (SKT) yang telah habis era berlakunya.

Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Kolektif Kosgoro 1957, Sabil Rachman mengatakan, kebijakan pemerintah selanjutnya bukan gara-gara kasus ideologis sebagaimana kabar yang beredar luas di publik. Tapi lebih kepada problem tekhnis di luar daripada keputusan regulatif.