Pilkada Serentak 2024 , Ini Kata Siti Zuhro

Pilkada Serentak 2024 , Ini Kata Siti Zuhro

18/02/2021 0 By publisher

Pilkada Serentak 2024 , Ini Kata Siti Zuhro

shonan-act – Pemerintah memutuskan tidak melakukan revisi terhadap revisi UU No 7 Tahun 2017 mengenai Pemilu serta UU No 10 Tahun 2016 mengenai Pilkada.

Dengan begitu, pilkada berikutnya baru akan diselenggarakan berbarengan di semua Indonesia pada 2024 kelak. Tidak dihelat pada 2022 serta 2023 semacam dalam coret- coretan revisi UU Pemilu yang sempat mencuat DPR.

Pilkada akan diselenggarakan di semua provinsi, kabupaten serta kota di Indonesia pada 2024 berbarengan dengan penentuan anggota DPR, DPRD provinsi serta kabupaten atau kota, DPD dan pilpres. Perihal itu diatur dalam UU Pemilu serta Pilkada yang masih sah saat ini serta enggan direvisi penguasa.

Beberapa pihak tidak akur dengan itu. Mereka menganjurkan supaya UU Pemilu serta Pilkada direvisi, alhasil pilkada tidak diselenggarakan berbarengan pada 2024 bersama dengan pileg serta pilpres.

Peneliti Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia( LIPI) Siti Zuhro memperkirakan aplikasi UU Pemilu di 2024 hendak lebih banyak menciptakan kehilangan dari profit.

Dengan kontestasi politik yang berjalan dalam satu tahun yang berbarengan, Siti memperhitungkan akan banyak memakan banyak korban. Paling utama dari golongan eksekutor.

Ia becermin pada gelaran Pilpres serta Pileg yang dihelat berbarengan pada 2019 lalu. Sebesar 894 Anggota KPPS meninggal dunia, sedangkan 5. 175 aparat yang lain sakit.

“Itu kerugian yang betul-betul tak terperi bagi Indonesia. Maka akan ada banyak kerugian juga yang kita tuai dari Pemilu-Pilkada serentak yang direncanakan 2024 nanti, karena kita belum melakukan evaluasi secara serius tentang Pemilu 2019,” kata Siti saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (18/2).